Cara mengolah kerang

Opening:

Cara mengolah kerang

Kerang adalah salah satu makanan laut favorit yang dikenal dengan rasa gurih dan kandungan nutrisinya yang tinggi. Namun dibalik kelezatannya, kerang juga bisa mengandung logam berat seperti merkuri dan timbal jika berasal dari perairan tercemar.
Kabar baiknya, Anda tetap bisa menikmati manfaat gizi dari kerang asalkan tahu cara menangani dan mengolahnya dengan benar.

Dalam artikel ini, Anda akan belajar cara aman mengolah kerang sebelum dimasak, manfaat gizi yang bisa Anda dapatkan, dan tips memilih kerang segar dari sumber terpercaya.

Kandungan Gizi dari Kerang

Cara mengolah kerang

Kerang adalah sumber nutrisi alami yang luar biasa untuk tubuh:

  • 🧠 Kaya omega-3, membantu menjaga kesehatan jantung dan fungsi otak.
  • 💪 Tinggi protein, penting untuk pembentukan otot dan regenerasi sel.
  • 🩸 Mengandung zat besi dan vitamin B12, mencegah anemia dan meningkatkan energi.
  • 🦠 Zinc dan selenium, memperkuat daya tahan tubuh dan menjaga sistem imun.

Kerang bisa menjadi “superfood dari laut” jika anda pandai memilih dan mengolahnya dengan benar.

Mengapa Kerang Bisa Mengandung Logam Berat?

Cara mengolah kerang

Kerang hidup di dasar laut dan menyaring air untuk mendapatkan makanan. Karena itu, jika lingkungan laut tercemar, kerang bisa ikut menyerap logam berat seperti merkuri (Hg), timbal (Pb), dan kadmium (Cd).
Zat-zat ini berbahaya jika masuk ke tubuh manusia dalam jumlah banyak dan bisa menyebabkan gangguan hati, ginjal, atau sistem saraf.

Oleh sebab itu, penting untuk memastikan kerang yang anda konsumsi berasal dari laut bersih dan supplier terpercaya.

Cara Aman Mengolah Kerang Sebelum Dimasak

Cara mengolah kerang

1. Pilih Kerang Segar dari Sumber Terpercaya

Pastikan kerang yang anda beli masih hidup, cangkangnya tertutup rapat, dan beraroma laut segar (bukan amis menyengat).
Hindari kerang dari tempat yang tampak kotor atau berair keruh. Jika membeli dalam kemasan, cek label asal dan tanggal panennya.

2. Rendam dalam Air Garam atau Air Bersih yang Mengalir

Sebelum dimasak, rendam kerang selama 20–30 menit dalam air garam atau air bersih yang diganti beberapa kali.
 Langkah ini membantu:

  • Mengeluarkan pasir, lumpur, dan sisa logam berat.
  • Membantu kerang membuka cangkang dan mengeluarkan kotoran di dalamnya.

Anda juga bisa menambahkan perasan jeruk nipis atau cuka untuk hasil yang lebih bersih.

3. Masak Hingga Benar-Benar Matang

Rebus atau kukus kerang selama 5–7 menit hingga semua cangkang terbuka.
Kerang yang tidak terbuka sebaiknya dibuang karena bisa jadi sudah mati sebelum dimasak.
Proses pemanasan memang tidak dapat menghilangkan logam berat, namun tetap penting untuk membunuh bakteri dan mikroorganisme berbahaya.

Untuk membantu mengurangi kadar logam berat, rendam lebih dahulu menggunakan larutan asam alami seperti jeruk nipis, cuka, atau asam sitrat sebelum dimasak.

4. Gunakan Peralatan Masak yang Aman

Hindari peralatan berkarat. Gunakan panci stainless steel atau enamel agar tidak terjadi kontaminasi logam tambahan selama proses memasak.

5. Konsumsi Secara Bijak

Cara mengolah kerang

Kerang memang bergizi, tapi jangan berlebihan.
Cukup konsumsi 1–2 kali seminggu dan imbangi dengan sayur, buah, serta air putih agar tubuh membantu mengeluarkan sisa logam berat secara alami.

Kesimpulan

Kerang bisa jadi sumber protein dan mineral yang luar biasa untuk tubuh jika anda memilih dan mengolahnya dengan cermat.
Pastikan kerang berasal dari sumber terpercaya, direndam dengan benar, dan dimasak sempurna agar manfaatnya tetap maksimal tanpa risiko logam berat.

Anda bisa mendapatkan produk kerang di SUPINDO, supplier seafood terpercaya untuk kebutuhan bisnis Anda.