Opening :

Seafood beku seperti ikan, udang, cumi, dan kerang adalah pilihan praktis untuk menjaga stok bahan makanan tetap segar dalam jangka panjang. Namun, banyak orang belum tahu bahwa cara mencairkan (defrost) seafood sangat mempengaruhi kualitas dan keamanannya.
Jika dilakukan sembarangan, misalnya direndam air panas atau dibiarkan di suhu ruang, seafood bisa kehilangan rasa aslinya, tekstur jadi lembek, dan bahkan berisiko terkontaminasi bakteri.
Melalui artikel ini, Anda akan mempelajari cara defrost seafood yang benar dan aman, termasuk perbedaan perlakuan untuk ikan, udang, cumi, dan kerang, agar hasil olahan tetap lezat dan bernutrisi tinggi.
Mengapa Cara Defrost Seafood yang Benar Itu Penting?
Seafood memiliki kadar air dan protein tinggi yang membuatnya mudah rusak jika terjadi perubahan suhu mendadak.
Saat proses pencairan tidak tepat, enzim dan bakteri alami akan cepat berkembang, menyebabkan bau amis, perubahan warna, hingga menurunnya nilai gizi.
Itulah mengapa defrost tidak bisa dilakukan sembarangan, harus perlahan dan terkontrol.
Dengan cara yang benar, Anda bisa menjaga:
- 🧊 Kesegaran dan tekstur alami seafood.
- 🦠 Kebersihan dari bakteri penyebab keracunan makanan.
- 🍽️ Rasa dan nilai gizi yang tetap utuh.
Cara Defrost Seafood yang Benar dan Aman
1. Cairkan Perlahan di Chiller (Metode Paling Disarankan)
Pindahkan seafood dari freezer ke chiller (suhu 0–4°C) dan diamkan 6–12 jam, tergantung jenis dan ukurannya.
Proses ini menjaga pencairan berjalan perlahan sehingga mencegah pertumbuhan bakteri dan mempertahankan tekstur alami.
(internal link ) baca artikel Biar Gak Bau Amis! Ini Cara Menyimpan Seafood yang Benar di Rumah
2. Gunakan Air Dingin Bersih (Metode Cepat)
Untuk Anda yang butuh hasil cepat, metode perendaman dengan air dingin bisa jadi pilihan, tapi perlu disesuaikan dengan jenis dan bentuk bekuan seafood-nya.
- Untuk udang IQF (Individual Quick Frozen), buka kemasannya lalu rendam langsung dalam air bersuhu ruang sekitar 24–27°C sambil perlahan mengusap lapisan es di permukaannya hingga mencair.
- Untuk produk block frozen seperti udang blok, ikan fillet, atau cumi utuh, rendam dalam air dingin bersih dengan kemasan masih tertutup, dan ganti air setiap 15–20 menit agar suhu tetap stabil.
Hindari menggunakan air panas, karena bisa membuat bagian luar seafood matang lebih dulu sementara bagian dalam masih beku — hasilnya tekstur jadi tidak merata dan rasa alami berkurang.
3. Jangan Pernah Mencairkan di Suhu Ruang
Membiarkan seafood di udara terbuka membuat suhu permukaan naik ke zona bahaya (5–60°C).
Dalam waktu kurang dari dua jam, bakteri seperti Salmonella dan Vibrio bisa berkembang biak dengan cepat.
Akibatnya, seafood jadi berlendir, berbau, dan tidak aman dikonsumsi.
Waktu dan Cara Defrost Berdasarkan Jenis Seafood
Ikan Utuh dan Fillet
- Ikan fillet seperti dori, tuna, atau kakap cenderung lebih cepat mencair (4–6 jam di chiller).
- Ikan utuh butuh waktu lebih lama (hingga 8–10 jam), tergantung ukuran.
Sebaiknya letakkan ikan di wadah berlubang di atas nampan agar cairan menetes turun dan tidak menggenang.
Udang Kupas dan Utuh

Kecepatan mencairnya udang tergantung dari bentuk pembekuannya.
Untuk udang IQF (Individual Quick Frozen), proses thawing jauh lebih cepat, cukup buka kemasan dan rendam dalam air bersuhu ruang sekitar 24–27°C selama ±5 menit, sambil perlahan mengusap lapisan es di permukaannya hingga mencair.
Sementara untuk udang block frozen, waktu pencairannya lebih lama, bisa mencapai 3–4 jam, karena udang dibekukan dalam bentuk padat seperti ice block.
Selalu pastikan proses pencairan dilakukan perlahan dan di suhu stabil agar tekstur udang tetap kenyal dan rasa manis alaminya terjaga.
Untuk hasil terbaik, hindari air panas dan bisa tambahkan sedikit perasan jeruk nipis pada air rendaman untuk menjaga aroma segar udang sebelum dimasak.
Cumi

Cumi memiliki tekstur yang mudah keras jika terkena panas mendadak.
Sebaiknya cairkan di chiller selama 6–8 jam, lalu bilas dengan air dingin sebelum dimasak.
Hindari merendam cumi dalam air terlalu lama karena bisa membuat dagingnya kenyal berlebihan.
Kerang

Kerang beku sebaiknya tidak langsung direndam air panas.
Biarkan mencair perlahan di chiller agar cangkangnya tidak pecah dan rasa alaminya tetap terjaga.
Jika sudah terbuka sebagian setelah defrost, sebaiknya segera dimasak untuk memastikan kualitas dan kesegarannya.
Kesimpulan

Defrost bukan sekadar mencairkan es pada seafood, tapi proses penting untuk menjaga tekstur, rasa, dan keamanan.
Setiap jenis seafood mulai dari ikan hingga kerang, membutuhkan waktu dan metode pencairan yang berbeda.
Selalu lakukan defrost secara perlahan di suhu rendah untuk hasil terbaik dan hindari pembekuan ulang setelah dicairkan.
Anda bisa mendapatkan produk seafood segar dan beku siap olah di SUPINDO, supplier terpercaya dengan Cold Chain industrial standard yang menjaga kualitas.
Mulai dari udang, ikan, cumi, hingga kerang pilihan, semua dikemas higienis dan siap digunakan untuk kebutuhan bisnis.
