Cara menyimpan seafood yang benar

Opening

Cara menyimpan seafood yang benar

Seafood seperti ikan, udang, cumi, dan kerang dikenal sebagai bahan makanan yang kaya gizi dan berprotein tinggi. Namun di sisi lain, seafood juga termasuk bahan yang cepat rusak (perishable) jika tidak disimpan dengan benar.

Penyimpanan yang salah dapat membuat rasa berubah, menurunkan kualitas gizi, bahkan memicu pertumbuhan bakteri berbahaya.
Agar tetap segar dan aman dikonsumsi, penting untuk memahami cara penyimpanan seafood yang tepat, baik di suhu dingin maupun beku.

Mengapa Seafood Cepat Busuk?

Seafood memiliki kadar air dan protein yang tinggi, sehingga menjadi media ideal bagi pertumbuhan mikroba.
Selain itu, enzim alami yang terdapat pada daging ikan, udang, atau cumi dapat memicu proses pembusukan jika tidak dikendalikan dengan suhu rendah.

Inilah mengapa penyimpanan yang tepat sangat penting untuk menjaga kualitas dan keamanan seafood.
Dengan cara penyimpanan yang benar, Anda dapat:

  • 🧊 Menjaga kesegaran serta tekstur alami daging seafood.
  • 🦠 Mencegah pertumbuhan bakteri penyebab keracunan makanan.
  • 🍽️ Mempertahankan rasa dan kandungan gizi alami.
  • 💰 Memperpanjang masa simpan dan mengurangi risiko pemborosan bahan baku.

Cara Penyimpanan Seafood yang Benar

1. Cuci Bersih dan Tiriskan

Cara menyimpan seafood yang benar

Sebelum disimpan, pastikan seafood fresh dicuci dengan air bersih mengalir untuk menghilangkan kotoran, lendir, dan sisa darah.
Gunakan tisu dapur untuk meniriskan air hingga permukaannya kering.
Langkah ini penting agar tidak menimbulkan bau amis dan memperlambat pertumbuhan bakteri.

2. Simpan di Suhu Dingin untuk Konsumsi Singkat

Jika akan digunakan dalam waktu 1–2 hari, simpan seafood di chiller kulkas (suhu 0–4°C).
 Letakkan dalam wadah tertutup rapat atau bungkus dengan plastik kedap udara.
Jangan menyimpan seafood mentah bersamaan dengan makanan matang agar tidak terjadi kontaminasi silang (cross contamination).

3. Bekukan untuk Penyimpanan Jangka Panjang

Untuk penyimpanan lebih dari dua hari, simpan seafood di freezer (–18°C hingga –25°C).
Gunakan wadah kedap udara atau vacuum pack agar tidak terjadi freeze burn (pengeringan permukaan akibat udara).
Labeli setiap kemasan dengan tanggal penyimpanan agar mudah dipantau masa simpannya.

Secara umum, seafood beku masih aman dan berkualitas baik dikonsumsi hingga 3–4 bulan sejak tanggal penyimpanan, asalkan disimpan dengan suhu stabil di bawah -18°.

Kesegaran dan tekstur bisa tetap terjaga jika produk dibungkus rapat serta mengikuti rantai dingin (cold chain) dengan benar.

4. Gunakan Teknik Thawing (Pencairan) yang Tepat

Sebelum dimasak, seafood beku tidak boleh langsung direndam air panas.
Gunakan cara pencairan yang lebih aman agar tekstur dan rasa tetap terjaga.

Untuk udang dan cumi, cukup rendam dalam air bersuhu ruang (sekitar 24–27°C) selama beberapa menit tanpa membuka kemasannya.
Sedangkan untuk ikan dan jenis seafood lain, sebaiknya dipindahkan ke chiller selama 6–12 jam agar mencair perlahan dengan suhu stabil.

Metode ini membantu menjaga tekstur dan cita rasa alami seafood, sekaligus mencegah pertumbuhan bakteri akibat perubahan suhu yang terlalu cepat.

5. Hindari Membekukan Ulang

Cara menyimpan seafood

Setelah seafood dicairkan, jangan dibekukan kembali.
Siklus pembekuan berulang bisa merusak serat daging, mengubah rasa, dan mempercepat kerusakan mikrobiologis.
Sebaiknya ambil sesuai kebutuhan saat akan digunakan. Maka dari itu, Supindo menyediakan produk dengan sistem pembekuan Individual Quick Frozen (IQF) supaya produk bisa diambil secukupnya tanpa merusak produk yang lain

Kesimpulan

Penyimpanan seafood memerlukan perhatian khusus pada kebersihan, suhu, dan cara pengemasan.
Gunakan suhu dingin untuk konsumsi harian, dan suhu beku untuk penyimpanan jangka panjang.
Dengan cara yang benar, kamu bisa menjaga kesegaran, rasa, dan kualitas gizi seafood tetap optimal.

 

Anda bisa mendapatkan berbagai produk seafood segar dan beku di SUPINDO, supplier seafood terpercaya untuk kebutuhan bisnis HOREKA.
SUPINDO menyediakan pilihan seafood lainnya yang diproses dengan Cold Chain industrial standard, menjaga mutu dari laut hingga ke dapur Anda.